RSU dr Soetomo Tutup Komunikasi, Sujud ke IDI, Risma: Saya Memang Goblok!

801 Shares

“Saya memang goblok, saya tak pantas jadi wali kota,” kata Risma.

Radamuhu.com — Wali Kota Risma nangis-nangis dan sujud saat audiensi bersama IDI Jatim dan IDI Surabaya di Balai Kota Jalan Wali Kota Mustajab. Dia mengaku goblok dan tak pantas menjadi wali kota.

“Saya memang goblok, saya tak pantas jadi wali kota,” kata Risma di Balai Kota Surabaya, Senin (29/6/2020).

Baca juga : Risma Sebut RSU Soetomo Tolak Bantuan APD, Dinkes Surabaya: 2 Kali

Risma menangis lantaran tidak bisa berkomunikasi dengan RSU dr Soetomo, padahal dirinya sudah membuka dan membangun komunikasi berkali-kali. Namun hasilnya tetap nihil. Dia mengharapkan warganya yang terkena COVID-19 bisa dirawat di RSU dr Soetomo.

“Kami tidak terima. Karena kami tak bisa masuk ke sana (RSU dr Soetomo),” tambah Risma.

Dalam audensi itu, Risma mendengar keluhan ruang isolasi sudah penuh karena banyaknya pasien yang dirawat. Ketua Pinere RSU dr Soetomo, dr Sudarsono bahkan menyampaikan, rumah sakitnya overload pasien COVID-19 karena masih banyak warga yang tidak menerapkan protokol kesehatan.

Baca juga : Ini Penjelasan dr Sudarsono Hingga Risma Sujud di Hadapan IDI

Menanggapi hal itu, Risma mengatakan bahwa pihaknya tidak bisa masuk ke rumah sakit milik Pemprov Jatim seperti RSU dr Soetomo. Pemkot Surabaya tidak bisa masuk untuk berkomunikasi.

“Tolonglah kami jangan disalahkan terus. Apa saya rela warga saya mati. Kita masih ngurus orang meninggal jam 03.00 pagi, bukan warga Surabaya. Kami masih urus,” lanjut Risma sambil menangis.

Baca juga : Memaafkan Zikria Dzatil, Risma Resmi Cabut Laporan Dugaan Penghinaan

Bahkan Risma sudah menawarkan ruang isolasi yang masih kosong di RS Husada Utama untuk pasien RSU dr Soetomo. Di RS Husada Utama tersedia 100-an bed yang belum digunakan untuk pasien COVID-19. Bantuan dari Pemkot Surabaya berupa APD juga sempat ditolak RSU dr Soetomo. (Sumber Detikcom).

KOMENTAR
801 Shares
801 Shares
Tweet
Share801