Banjir Kalsel Rendam Ribuan Rumah, Gempa Bumi Sulbar 8 Orang Meninggal, 15.000 Orang Mengungsi

Banjir yang merendam ribuan rumah warga di Kalimantan Selatan (Kalsel). Gempa bumi dengan Magnitudo 6,2 dengan kedalaman 10 Km yang berpusat di timur laut Majene, Sulbar

Radamuhu.com — Anggota Komisi V DPR Irwan Fecho menyampaikan dukacita atas bencana gema bumi yang menimbulkan korban jiwa di Sulawesi Barat (Sulbar) hingga banjir yang merendam ribuan rumah warga di Kalimantan Selatan (Kalsel).

“Saya mengucapkan turut berduka atas bencana banjir dan gempa ini. Semoga korban yang meninggal diterima di sisi Tuhan dan korban yang selamat bisa diberikan kesabaran dan ketabahan,” ucap Irwan di Jakarta, Jumat (15/1).

Baca Juga : Longsor Maut di Cimanggung-Sumedang 13 Orang Tewas dan 27 Orang Hilang

Banjir Kalsel

Irwan pun meminta pemerintah pusat lebih responsif dalam merespons kedua jenis bencana alam tersebut.

Pasalnya, banjir yang terjadi di Kalsel sudah berlangsung hampir satu pekan yang merendam ribuan rumah warga dengan ketinggian air antara 2-3 meter.

Sementara di Sulbar, korban gempa bumi yang berpusat pada 6 km di timur laut Kabupaten Majene dengan kedalaman 10 Km menimbulkan korban jiwa dan kerusakan di sejumlah daerah, salah satunya di Kabupaten Mamuju.

Baca Juga : Gempa Guncang Sulawesi Barat, Kantor Gubernur Roboh dan Rumah Sakit Rusak Parah

“Pemerintah harus responsif terhadap bencana gempa di Sulbar dan banjir di Kalsel. Jangan lambat penanganan dan penyelamatan walau sedang fokus pada penanganan Covid-19,” harap legislator asal Kalimantan Timur ini.

Seperti diketahui, Jumat (15/1) pukul 1.28 dini hari gempa bumi mengguncang wilayah Majene, Mamuju dan sekitarnya.

Gempa bumi dengan Magnitudo 6,2 dengan kedalaman 10 Km yang berpusat di timur laut Majene, Sulbar, terasa hingga Palu, Sulawesi Tengah, dan wilayah Sulawesi Selatan.

Informasi terakhir dari BNPB menyebutkan, di Majene terdapat 8 warga meninggal dunia, sekitar 637 orang mengalami luka-luka dan 15.000 lainnya mengungsi.

Baca Juga : Update Temuan Tim Evakuasi Sriwijaya Air SJ182: 74 Kantong Jenazah dan 40 Potongan Pesawat

Sementara kerusakan bangunan di Kabupaten Majene terdata 62 unit rumah rusak, 1 unit puskesmas rusak berat, 1 kantor Koramil Maluda rusak berat, jaringan listrik padam, komunikasi seluler tidak stabil dan longsor 3 titik sepanjang jalan poros Majene – Mamuju.

Kalsel Dilanda Banjir, Sulbar Diguncang Gempa, Irwan Minta Pemerintah Lebih Responsif - JPNN.com
Gempa Sulbar

Sementara di Kabupaten Mamuju, BPBD setempat menginformasikan kerusakan berat (RB) antara lain Hotel Maleo, kantor Gubernur Sulawesi Barat dan sebuah mini market.

Selain itu jaringan listrik dan komunikasi seluler juga terganggu di wilayah Mamuju. Kerusakan rumah warga serta korban jiwa masih dalam pendataan. (jppn)