Ini 3 Fakta Mengerikan Bayi 7 Bulan Tewas Kecelakaan usai Lepas dari Gendongan Ibu di Magetan

Radamuhu.com — Kecelakaan mengerikan antara dua kendaraan motor berboncengan terjadi di kawasan Telaga Sarangan, Magetan, Jawa Timur, Selasa (15/6/2021) sore. Peristiwa ini menelan satu korban jiwa, yakni bayi berusia tujuh bulan yang terlepas dari gendongan ibunya saat terjadi tabrakan motor.

Informasi dirangkum iNews, korban lepas dari gendongan lalu terlempar ke jalan raya hingga terluka parah. Sementara empat korban lain kritis dan masih dalam perawatan medis.
Berikut tiga fakta mengerikan yang dirangkum iNews.id dalam peristiwa kecelakaan menewaskan bayi tujuh bulan tersebut

1. TKP Kecelakaan di Tikungan Menurun

Kanit Laka Lantas Polres Magetan Ipda Agus Rianto mengatakan, lokasi tempat kejadian perkara (TKP) kecelakaan di jalan tikungan dengan kontur menurun. Tabrakan melibatkan dua motor yakni Honda Vario berpelat nomor AB 6428 JA dan AD 3508.

Motor Honda Vario berboncengan tiga orang yakni, pasangan suami istri Bangkit Tohari dan Zuyina warga Klaten Tengah serta bayi mereka Ibrahim yang berusia tujuh bulan. Sementara motor satunya lagi dikendarai Sriyono bersama istrinya Riyantini warga Cikarang, Kabupaten Bekasi.

2. Penyebab Kecelakaan Diduga Rem Blong

Saat kejadian, motor Vario melaju kencang dari arah Tawang Mangu, Karanganyar, Jawa Tengah. Setiba di TKP yakni turunan tajam dan menikung, tiba-tiba kendaraan oleng ke jalur kanan dengan kecepatan tinggi. Nahas, dari arah berlawanan melaju motor lain hingga tabrakan fatal tak dapat terhindarkan.

“Ada dugaan rem motor Vario tidak berfungsi dengan baik saat melintasi turunan dan menikung sehingga pengendara tak mampu mengendalikan,” kata Agus, Selasa (15/6/2021).

3. 4 korban Kritis dan Bayi Meninggal

Dalam kecelakaan tersebut, bayi tujuh bulan tewas. Korban terlepas dari gendongan ibunya hingga terlempar ke jalan raya dan terluka parah. Korban dinyatakan meninggal saat tiba di puskesmas.

Sementara keempat korban lainnya yang sama-sama pasangan suami istri terluka parah. Kondisi mereka kritis dalam perawatan intensif di Puskesmas Plaosan dan Rumah Sakit Sayidiman, Magetan. Sementara jasad bayi diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan.

KOMENTAR
0 Shares
Tweet
Share
Share
Pin