Ya Tuhan, Pemuda di NTT Tewas Gantung Diri, Diduga Derita Sakit Lambung Sebulan Terakhir

Radamuhu.com – OP (69), warga Desa Mbiu Lombo, Kecamatan Ndao Nuse, Kabupaten Rote Ndao kaget saat mendapati anaknya AS (37), tewas gantung diri.

Korban nekat mengakhiri hidupnya Selasa (19/10/2021) pagi sekitar pukul 05.00 wita, dilansir digtara.com.

Korban ditemukan tak bernyawa di dalam dapur di rumah korban.

Saat itu orangtua korban bangun tidur sekitar pukul 05.00 wita dan hendak ke dapur untuk memasak bubur.

Saat ia membuka pintu dapur, ia melihat korban dalam keadaan tergantung di kayu kap dapur. Kepala korban tertutup menggunakan kain sarung hingga ke dada korban.

Melihat itu, OP yang merupakan ibu korban sempat mengatakan pada korban bahwa jangan bergurau karena OP takut.

Lalu Orpa menyentuh tubuh korban namun korban tidak bergerak.

Ia pun berteriak memanggil adik korban, MLS (30) yang saat itu masih tidur.

Lalu MLS datang dan membuka tali yang terikat pada leher korban sehinga korban jatuh ke tanah.

Keduanya kemudian memeluk korban kemudian bersama – sama menurunkan tubuh korban.

Setelah jatuh di tanah, ternyata korban sudah dalam keadaan meninggal dunia.

Keduanya pun berteriak minta tolong sehingga para tetangga datang dan mengangkat korban ke dalam rumah.

Mendapat informasi tersebut, anggota Polsubsektor Ndao Nuse Bripka Okto Mboroh dan Brigpol Yulius Sasi medatangi rumah korban.

Atas permintaan keluarga, Personel Polsubsektor Ndao Nuse bersama keluarga berkoordinasi dengan dokter pada Puskemas Ndao Nuse untuk melakukan pemeriksaan luar terhadap korban.

Dokter I Ketut Mulyawan dari Puskesmas Ndao Nuse bersama 4 orang tenaga kesehatan Puskesmas Ndao Nuse melakukan pemeriksaan luar terhadap korban.

Pemeriksaan dilakukan di rumah korban dan disaksikan oleh Personel Polsubsektor Ndao Nusa dan keluarga korban.

Dari hasil pemerisaan luar, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

Sehubungan dengan peristiwa tersebut, keluarga menerima kematian korban dan membuat surat pernyataan penolakan autopsi jenazah serta tidak menuntut untuk dilakukan proses hukum.

Berdasarkan keterangan dari ibu kandung korban dan saudara korban, korban dalam satu bulan terakhir mengalami sakit.

Setelah dilakukan pemeriksaan di rumah sakit, korban didiagnosa menderita sakit lambung.

Sejak korban mengalami sakit lambung, korban sering susah tidur dan selalu berdiam diri serta tertutup dengan keluarga maupun tetangga.

Pihak kepolisian menyerahkan jenazah korban ke pihak keluarga.

Kasat Reskrim Polres Rote Ndao, Iptu Jems Mbau, S.Sos mengakui kalau kematian korban dianggap wajar oleh keluarga sehingga tidak dilakukan autopsi.

KOMENTAR
0 Shares
Tweet
Share
Share
Pin