Polisi Tangkap Anak SMA di Cirebon yang Tega Tempelkan Pipi Bocah 9 Tahun ke Knalpot Panas

Radamuhu.com – NN alias NO, pelajar SMA yang menganiaya GK, bocah 9 tahun dengan menempelkan pipi korban ke knalpot panas sampai melepuh, ditangkap polisi. Saat ini, NN tengah menjalani pemeriksaan intensif Satreskrim Polres Cirebon Kota.

Kapolres Cirebon Kota AKBP Fahri Siregar mengatakan, penyidik Satreskrim Polres Cirebon Kota tengah menyelidiki kasus penganiayaan terhadap seorang bocah GK, warga Kecamatan Kapetakan, Kabupaten Cirebon.

“Kasus ini ditangani oleh penyidik Unit Perlindungan Perepuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Cirebon Kota karena baik korban maupun pelaku masih di bawah umur,” kata Kapolres Cirebon Kota, Rabu (20/10/2021).

Saat ini, ujar AKBP Fahri Siregar, petugas telh mengamankan pelaku NN dan masih dilakukan pemeriksaan dengan didampingi Balai Pemasyarakatan (Bapas) Cirebon yang kemudian dilakukan assesment lebih lanjut.

“Penyidik Unit PPA Satreskrim Polres Cirebon Kota juga telah melakukan pemeriksaan terhadap beberapa saksi yang merupakan teman dari terduga pelaku. Namun kami belum menetapkan pelaku sebagai tersangka,” ujar AKBP Fahri Siregar.

Kapolres Cirebon Kota menuturkan, jika memang terbukti pelaku NN melakukan tindak pidana penganiayaan terhadap korban GK, Satreskrim Polres Cirebon Kota akan menggunakan aturan peradilan pidana anak dan akan dilakukan diversi atau diselesaikan secara kekeluargaan.

“Sebab, pelaku dan korban masih dibawa umur. Selain itu secara umum tidak ada saksi yang melihat saat tindak penganiayaan itu terjadi sehingga kami masih mengumpulkan bahan, keterangan, dan alat bukti terkait kasus ini,” tutur Kapolres Cirebon Kota.

AKBP Fahri Siregar menuturkan, berdasarkan keterangan orang tua korban GK, terduga pelaku NN bukan sekali ini saja melakukan kekerasan. Sebelumnya, pernah mencakar wajah dan menyiramkan air kotor ke korban.

Diberitakan sebelumnya, peristiwa penganiayaan ini terjadi dua kali pada Rabu (13/10/2021). Namun sampai saat ini, polisi dari Polres Cirebon Kota tak juga memeriksa NN, pelaku yang menyiksa GK. Bahkan keluarga NN pun tak ada itikad baik untuk menyelesaikan kasus itu.

Karenanya, keluarga GK mengadu ke Komisi Perlindungan Anak Indonesia Daerah (KPAID) Cirebon untuk meminta saran dan jalan keluar atas masalah itu. Mereka ingin NN, pelaku yang masih duduk di kelas 2 SMA mempertanggungjawabkan perbuatannya.

“Anak saya dua kali dianiaya oleh pelaku. Saya sudah melaporkan kasus ini ke Polres Cirbeon Kota. Tetapi sampai sekarang polisi belum juga menindaklanjuti laporan kami,” kata Ishak, ayah korban GK.

Ishak menyatakan, penganiayaan pertama dilakukan NN dengan memukul bagian bawah mata GK hingga memar.

Kemudian penganiayaan kedua, NN menekan pipi GK ke knalpot panas. Saat dianiaya, GK sudah meminta ampun dan menangis, tetapi pelaku tetap melakukan perbuatannya. Akibatnya, pipi GK melepuh akibat luka bakar.

“Keluarga kami sudah berupaya menunggu itikad baik dari keluarga NN. Namun itikad baik itu tak kunjung datang. Akhirnya kami melaporkan kasus ini ke polisi, tapi tidak ada kabar penanganan,” ujar Ishak.

KOMENTAR
0 Shares
Tweet
Share
Share
Pin