Waduh, Sempat Dikira Sedang Tidur, Pria di Kupang Meninggal di Tempat Penjualan Bunga

Radamuhu.com – Seorang pria ditemukan tewas di sebuah kamar tempat penjualan bunga ‘Heo Garden’ di  Kelurahan Fatululi, Kecamatan Oebobo, Kota Kupang.

Korban ditemukan pada Rabu (20/10/2021) siang sekitar pukul 12.15 Wita, dilansir digtara.com.

Korban teridentifikasi bernama Meki Edison Sanam (38), warga Komplex pertanian, Kelurahan Airnona, Kecamatan Kota Raja, Kota Kupang.

Gita Nenoliu (38), warga Kampung Amanuban, Kelurahan Oebufu, Kecamatan Oebobo, Kota Kupang yang juga pekerja di tempat penjual bunga Heo Garden menjelaskan bahwa pada saat ia tiba di lokasi sekitar pukul 08.00 wita. Dia langsung membangunkan korban yang sedang tidur di dalam kamar.

Namun korban tidak menjawab. Gita Nenoliu berpikir bahwa korban sedang tidur sehingga ia langsung melanjutkan pekerjaannya.

Kemudian sekitar pukul 12.00 wita, Gita Nenoliu kembali membangunkan korban namun tidak dijawab oleh korban.

Gita pun berinisiatif untuk menelepon Mea Koeanan (43), warga Jalan Jenderal Soeharto nomor 35, Kelurahan Naikoten I, Kota Kupang yang merupakan majikan/pemilik Heo Garden dan melaporkan kejadian tersebut.

Mea Koeanan, pemilik Heo Garden menjelaskan bahwa pada saat itu ia sedang berada pasar Inpres.

Ia mendapat telepon dari Gita bahwa korban sampai dengan pukul 12.00 wita belum bangun.

Mea pun langsung datang ke tempat kejadian perkara dan memanggil korban namun tidak direspon oleh korban.

Mea langsung mendobrak pintu kamar korban dan mendapati korban sudah meninggal dunia dengan posisi tertelungkup.

Mea langsung melaporkan kejadian tersebut kepada petugas kepolisian Polres Kupang Kota.

Personil Polres Kupang Kota yang terdiri dari Tim Inafis, Satuan Intelkam, Raimas Polres Kupang Kota dan Personil Polsek Oebobo ke lokasi kejadian dan langsung mengamankan TKP.

Mobil jenazah dari RSUD Prof Dr WZ Johannes Kupang tiba di TKP dan langsung mengevakuasi jenazah ke mobil ambulance.

Korban meninggal dunia tersebut kesehariannya adalah pekerja kebun di Heo Garden dan tinggal dilokasi tersebut.

Korban juga diketahui mempunyai riwayat sakit depresi dan pernah dirawat inap di RSJ Naimata pada tahun 2020 lalu.

Dari hasil identifikasi dari Tim Inafis Polres Kupang Kota tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban, dan diperkirakan korban meninggal dunia akibat sakit yang dialaminya selama ini.

Pihak keluarga menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menolak untuk dilakukan VER (Visum Et Repertum).

Keluarga kemudian membawa jenazah korban untuk disemayamkan di rumah duka, komplex pertanian, Kelurahan Airnona, Kecamatan Kota Raja, Kota Kupang.

KOMENTAR
0 Shares
Tweet
Share
Share
Pin