Kasus Kematian Astri dan Lael, Nasib Randy Badjideh Ditentukan Senin Besok

Radamuhu.com – Perkara kasus pembunuhan ibu dan anak, Astri Manafe alias Ate dan anaknya Lael Maccabee yang jasadnya ditemukan di Oeleta-Penkase, Kota Kupang, BTT, terus bergulir.

Setelah majelis hakim PN Kupang menolak praperadilan Ira Ua yang menjadi tersangka kasus tersebut, kini giliran suaminya Randi Badjideh yang harus mempertanggungjawabkan perbuatannya di kursi pesakitan.

Nasib terdakwa Randy Badjideh alias Randi akan ditentukan hakim PN Kupang, Senin 23 Mei 2022 besok.

BACA JUGA: Ira Ua : Kasus Ini Pukulan Berat Buat Saya dan Keluarga, Kami percaya Tuhan Tidak Tutup Mata

Pasalnya pada sidang 19 Mei 2022, Jaksa Penuntut Umum Kajari Kota Kupang telah mengajukan replik atau nota keberatan atas eksepsi atau nota pembelaan yang diajukan oleh terdakwa melalui penasihat hukumnya.

Usai mendengarkan penjelasan penuntut umum dalam repliknya, ketua majelis hakim Wari Juniati menerangkan, sidang diskors dan anak dilanjutkan pada Senin 23 Mei 2022 mendatang dengan agenda putusan sela.

“Iya sudah disampaikan tanggapan penuntut umum atas eksepsi penasihat hukum terdakwa, selanjutnya putusan sela hakim,” ujar Wari Juniati pada persidangan Kamis (19/5/2022) kemarin.

BACA JUGA: Santy Mansula Disebut Saksi Kunci Ira Ua Ditetapkan sebagai Tersangka, Dan adanya Tersangka Baru

Putusan sela merupakan keputusan hakim apakah kasus pembunuhan Astri dan anaknya Lael, akan diterima dan dilanjutkan dengan pembuktian atau eksepsi penasihat hukum terdakwa diterima dan mengabulkan semua pembelaan atas terdakwa Randy Badjideh.

Keputusan ini akan disimpulkan dalam keputusan musyawarah lima orang hakim yang akan mengadili perkara tersebut.

KOMENTAR