Sehari Tim Buser Polres Sumba Timur Bekuk 4 Pelaku Perampokan Rindi di 2 Kabupaten, Satu Pelaku dengan Timah Panas

Radamuhu.com – Aparat Kepolisian Polres Sumba Timur bergerak cepat dalam mengungkap kasus pencurian dengan kekerasan atau perampokan dengan korban pasangan suami istri (Pasutri) di Kecamatan Rindi, Minggu (5/6/2022) lalu.

Hasilnya tim gabungan dari Buser Polres Sumba Timur, Polsek Rindi berhasil mengamankan empat orang terduga pelaku perampokan Rindi di empat tempat berbeda dalam dua hari yakni Minggu (19/6/2022) hingga Senin (20/6/2022).

Kapolres Sumba Timur, AKBP Fajar Widyadharma Lukman menyampaikan hal ini kepada sumbatimur.victorynews.id melalui pesan WhatsApp yang disampaikan Kasat Reskrim Polres Sumba Timur, Iptu Salfredus Sutu Selasa (21/6/2022).

BACA JUGA: Terungkap! Kasus Perampokan di Sumba Timur Karena Dendam, Pelaku Sewa Perampok Bayaran dari Sumba Tengah

Dijelaskannya, empat terduga pelaku yang berhasil diamankan ini adalah Agustinus Umbu Saki Pekulimu Alias Tinus alias Bapak Tika (38), Agustinus Raja Manu alias Bapak Roy alias Agus Slow (50), Pilla Ndilu alias Pilla (35), dan Bernabas Nggaba Daku Ranjak alias Nggaba (19).

Keempat terduga pelaku ini diamankan tim gabungan di tempat berbeda, yakni Bapak Tika diamankan di Waimanu, Desa Dameka, Kecamatan Katikutana, Kabupaten Sumba Tengah.

Selanjutnya Agus Slow diamankan di Kelurahan Lumbukore, Kecamatan Umalulu, Sumba Timur, Pilla diamankan di Desa Palanggay, Kecamatan Pahunga Lodu, Sumba Timur, dan Nggaba diamankan tim gabungan di Desa Mburukulu, Kecamatan Rindi, Sumba Timur.

BACA JUGA: Komplotan Perampok Bayaran di Sumba Timur Terancam Hukuman Penjara 12 Tahun

Sementara itu barang-barang yang diduga terkait dengan tindak pidana yang berhasil di amankan oleh tim gabungan adalah 14 buah Mamuli emas, satu buah kalung emas beserta gantungan bergambar bunga.

Selanjutnya ada satu unit HP Nokia milik korban, satu lembar sweater warna hitam yang digunakan pelaku saat melakukan perampokan, satu unit sepeda motor merk Honda Ferza warna hitam.

Satu unit sepeda motor merk Yamaha X-Ride warna putih biru, tiga unit Handphone milik para terduga pelaku yang diduga digunakan dan satu unit mobil merk Toyota Avanza dengan TNKB DK 1063 XO.

BACA JUGA: Ternyata Begini Kronologi Randy Badjideh Bunuh Astri Manafe hingga Tewas

Salfredus menjelaskan salah satu dari empat terduga pelaku ini terpaksa harus dilumpuhkan petugas menggunakan timah panas setelah berusaha melarikan diri dan mengancam petugas dengan selurit.

“Terduga pelaku yang terpaksa kita lumpuhkan dengan timah panas adalah Agus Slow,” jelasnya.

Dimana Agus Slow awalnya diminta untuk menunjukkan rumah terduga pelaku lainnya, Pilla Ndilu. Namun Agus Slow justru berusaha mengelabui petugas dan berhasil merebut selurit miliknya yang dipegang petugas dan mengamcam balik petugas.

BACA JUGA: Mendengar Kesaksian Randy Badjideh, Oma Asnat Manafe Ibu Astri Manafe Sebut Hanya Tuhan yang Tahu

Bahkan hingga petugas melepaskan sejumlah tembakan peringatan dan memintanya membuang selurit, Agus Slow tidak gentar dan terus maju mendekati petugas hingga akhirnya harus dilumpuhkan dengan timah panas.

“Setelah dilumpuhkan dengan timah panas, anggota langsung Kembali memborgolnya dan membawanya ke Puskesmas Melolo untuk mendapatkan perawatan medis,” jelasnya.

Salfredus menambahkan saat ini keempat terduga pelaku perampokan Rindi ini sudah diamankan di Rutan Polres Sumba Timur untuk diproses lebih lanjut sesuai dengan kejahatan yang mereka lakukan.

BACA JUGA: Bertengkar Dengan Astri, Sambil Menangis Randi Badjideh Akui Membunuh Astri Manafe

“Para terduga pelaku perampokan ini diancam dengan Pasal 365 KUHP dengan ancaman maksimal 15 tahun penjara,” tandasnya.

KOMENTAR