Tragis, Kecelakaan Maut Depan SPBU Ngagel-Surabaya, Tabrak Pejalan Kaki, Pengendara CBR Tewas di Tempat

Radamuhu.com – Kecelakaan maut terjadi di depan SPBU Jalan Ngagel. Seorang pengendara sepeda motor CBR 150 R menghindari pejalan kaki, menabrak sebuah tiang PJU di seberang SPBU hingga terpelanting dan tewas di lokasi.

Pengendara yang belum diketahui identitasnya itu mengendarai Honda CBR 150 R warna merah dengan strip hitam bernopol L 5159 OB. Sebelum peristiwa ia melaju dari Selatan (Wonokromo) ke utara (Ngagel).

Bayu Ratmono, Relawan Indonesia Emergency Team yang kebetulan ada di lokasi menyaksikan peristiwa itu. Menurutnya, pengendara CBR itu melaju dengan kecepatan cukup tinggi sehingga tidak bisa menghindari pejalan kaki yang menyeberang jalan.

BACA JUGA: Tragis! Kecelakaan Maut Motor vs Pickup di TTS, Pengendara Motor Tewas di Tempat

“Saya tahu yang menyeberang itu ibu-ibu. Waktu jalanan memang sepi banget, sepeda motor itu dari selatan ke utara kecepatan tinggi, sekitar 80-90 km/jam. Terus saya mendengar suara rem itu. Jadi sepertinya pengendara itu kaget melihat ada yang menyeberang,” ujarnya kepada detikJatim, Rabu (22/6/2022) dini hari.

Selanjutnya, kata Bayu, tabrakan tak terhindarkan. Ibu yang menyeberang itu tertabrak hingga tak sadarkan diri. Sementara pengendara CBR yang sempat banting setir ke kiri sempat menyerempet sepeda motor lain hingga akhirnya menabrak tiang PJU.

BACA JUGA: Tragis, Kecelakaan Maut Elf vs Truk di Tol Cipularang 3 Orang Tewas

Teguh Subagiono pengendara yang juga kebetulan melintas mengatakan, peristiwa itu terjadi Selasa (21/6/2022) malam pukul 23.36 WIB. Setelah menyerempet kendaraan lain CBR itu menabrak tiang PJU hingga pengendara itu terpelanting.

“Jadi pengendara itu terpelanting sempat terjepit di tiang PJU lalu jatuh dengan wajah terlebih dulu ke aspal,” kata Teguh.

Tim Gerak Cepat, BPBD, dan PMI yang datang ke lokasi segera menangani pengendara CBR yang tewas. Sementara perempuan korban yang ditabrak dan tak sadarkan diri segera dievakuasi ke RSUD dr Soetomo Surabaya.

 

KOMENTAR