Randy Badjideh Menangis Minta Maaf ke Astri dan Lael, Hakim Ketua: Sudah Selesai Menangis

Radamuhu.com  – Terdakwa pembunuhan ibu dan anak di Kupang, NTT Astri dan Lael, Randy Badjideh dengan berderaian air membacakan pembelaannya.

Randy Badjideh membacakan pembelaannya atas tuntutan hukuman mati dari JPU Kejari Kota Kupang dalam sidang di Pengadilan Negeri Kupang, Senin (1/8/2022), dilansir victorynews.id.

BACA JUGA: Ya Tuhan, Pulang dari Gereja, ASN di Kupang Akhiri Hidup dengan Gantung Diri

Dalam pembacaan pembelaannya, Randy Badjideh mengaku menyesal atas perbuatan yang dilakukannya hingga menghilangkan nyawa dua ibu dan anak, Astri dan Lael.

Randy Badjideh meminta maaf kepada semua pihak atas perbuatannya.

“Dari lubuk hati yang paling dalam, yang mulia majelis Hakim, bapa ibu Jaksa Penuntut Umum dan hadirin sidang yang saya kasihi. Saya mohon maaf yang sebesar-besarnya, akibat perbuatan saya ini berpengaruh pada kinerja bapa ibu sekalian. Sekali lagi saya mohon maaf yang sebesar-besarnya,” katanya sambil berderai air mata.

BACA JUGA: Viral Video Kapolresta Kupang Kota Lumpuhkan Pemabuk

Sehabis membacakan nota pembelaannya itu, Hakim Ketua Wari Juniati pun sempat menanyakan kepada Randi Badjideh tentang aksi menangisnya itu.

“Sudah selesai menangis?,” tanya Hakim Ketua.

“Berikan nota Pembelaannya,” sambung Hakim Ketua.

BACA JUGA: Pria asal Kupang Siksa dan Aniaya Anak Pacarnya yang Berusia 4 Tahun, ini Faktanya

Untuk diketahui, pada sidang sebelumnya, Randi Badjideh dituntut oleh JPU Kejari Kota Kupang dengan pidana mati.

Jaksa menilai sesuai fakta yang ada dalam persidangan, Randi Badjideh telah melakukan pembunuhan berencana terhadap Astri dan Lael.

KOMENTAR