Trauma, Siswa SD Penemu Mayat Luka Bakar, di Liliba Kupang, Masih Menangis Sampai Sekarang

Radamuhu.com – Hingga saat ini salah satu siswa SD yang pertama kali menemukan mayat penuh luka bakar di wilayah RT45/RW17, Kelurahan Liliba, Kota Kupang, Selasa (2/8/2022) masih trauma dan menangis.

Hal itu diungkapkan langsung Ketua RT45, Kelurahan Liliba Kanisius Gabur, saat diwawancarai victorynews.id, Selasa (2/8/2022).

BACA JUGA: Heboh, Mayat Penuh Luka Bakar Ditemukan di Liliba Kupang

Kanisius mengatakan awalnya, mayat ditemukan pertama kali oleh beberapa orang siswa SD yang melintasi wilayah Liliba.

“Saya kan tidur, jadi saat itu dibangunkan oleh anak saya bilang ada mayat di kali. Jadi saat saya bangun dan turun ke lokasi sudah banyak orang,” katanya.

BACA JUGA: Menyesal Membunuh Astri dan Lael, Randy Badjideh: Saya Yakin Allah Mengampuni Dosa Saya

Lokasi itu merupakan akses jalan yang biasa dilewati para siswa SD tersebut ketika pulang sekolah.

“Itu lokasi kan biasa anak SD dari sebelah kali pulang lewat di situ. Jadi ada satu anak itu yang pertama lihat itu trauma. Sampai sekarang masih menangis karena takut,” tambahnya.

Ia megatakan jumlah Kepala Keluarga (KK) di wilayah RT45, Kelurahan Liliba mencapai 100 KK.

Namun, hingga saat ini tidak adanya laporan kehilangan warganya.

KOMENTAR